Minggu, 27 Juli 2014

ALL ABOUT LOVE'

--- PART 3---

SORRY TYPO, GAJE, DLL.
HAPPY EID MUBARAK. NAAF BARU NEXT. NAAFIN MIN YAAA.

---

"sekarang lo coba dulu, oke? bisa atau enggak nnya lo, lo harus bersikap biasa aja ke Bella, kasih kepercayaan ke dia kalo lo bener bener sayang dan cinta sama dia, walaupun itu cuma lo ucapain doang, ga bener bener dari hati lo" ucap Kiky

"jadi gue harus nyoba dulu nh, ki?" ucap Iqbaal.

"ya, semangat!!" ucap Kiky

"sebenernya perasaan gue berubah semenjak gue nembak dia tadi ki." ucap Kiky.

"jadi lo udah nembak dia?" ucap Kiky "udah,ki" ucap Iqbaal.

Kiky merubah posisi duduk nya menjadi tiduran. Menatap langit langit kamar yang berwarna putih.

"Tunggu tunggu. Tadi lo bilang lo mendadak udah ga ada rasa gitu sama Bella semenjak lo nembak dia?" Ucap Kiky kembali bangkit dari tidurnya. Iqbaal mengangguk

"Terus lo jalanin hubungan terpaksa gitu baal sama Bella?" Ucap Kiky.

'Tuk'

"lah kan tadi lo yang nyuruh pea" ucap Iqbaal.

"Gitu ya, yaudah deh. Jalanin aja dulu" ucap Kiky. Entah mengapa Kiky terlihat bodoh saat ini.

---

4Bulan kemudian😄

"Baal, nanti temenin aku yuk" ucap Bella saat jam istirahat telah tiba.

"Kemana bell? Aku ga mau ya disuruh nemenin kamu belanja lagi. Cape tau, udah pacaran sejauh ini kalo jalan aku jadi babu kamu. Disuruh ini lah itu lah. Cape aku bell" ucap Iqbaal.

"Kamu kenapa sih, baal?! Kamu udah ga sayang aku?!" Ucap Bella.

"Aku tanya sama kamu. Semalem kamu kemana?!" Ucap Iqbaal mulai geram.

"Ak-aku? Aku ya dirumah lah" ucap Bella

"Yakin?" Ucap Iqbaal meyakin kan Bella.

"I-iya lah, baal" ucap Bella.

"Ini apa?!" Ucap Iqbaal memperlihatkan ponselnya kehadapan Bella. Terlihat jelas bahwa Bella yang berada di dalam foto itu bersama Naufal. Kapten basket sekolah ini.

"Ya emang aku ga ada disana. Aku juga gatau ini real atau fake. Tapi kayanya aku yakin kalo ini real." Ucap Iqbaal.

"Kamu ngapain jalan sama Naufal? Kamu ngeduain aku?" Lanjut Iqbaal.

"Eng-enggak baal. AKu ga ngeduain kamu" ucap Iqbaal.

"Haahahha.. ternyata aku salah menilai orang. Kamu. Di depan doang kamu baik. Kalo di belakang mah kamu busuk!!"ucap Iqbaal penuh penekanan.

"Kita putus bell." Ucap Iqbaal.

"Tapi baal"

"Ga ada tapi tapian"

---

"lo beneran mutusin dia, baal?" Ucap Kiky. Iqbaal mengangguk.

"Lo susah payah dapetin dia, dan sekarang lo putusin dia? Tanpa ada alasan?" Ucap Kiky.

"Apasih ki? Gue mutusin dia karena ada alasannya!" Ucap Iqbaal.

"Apa alasannya baal? Karena dia tukang shooping?" Ucap Kiky.

"Ga cuma itu Ki. Dia ngeduain gue. Dia pacaran sama Naufal" ucap Iqbaal.

"Ada buktinya?" Ucap Kiky. Iqbaal melempar ponselnya kearah Kiky.

"Liat tuh. Itu Bella sama Naufal kan? Mereka selingkuh, ki!" Ucap Iqbaal.

"Dari siapa lo dapet foto ini?" Ucap Kiky.

"Dari Hazzel. Anak 11.3" ucap Iqbaal.

"Lo yakin ini asli? Bukan editan?" UCap Kiky.

"Editan apanya sih, ki?" Ucap Iqbaal.

"Ya lo tau kan? Sekarang apa aja bisa di edit? Pake papelook kek, pake photoshop kek, pake eraser kek. Apa aja deh, baal" ucap Kiky.

"Lo kenapa sih ki? Kok kayanya sekarang lo ngebelain Bella, Bella, Bella mulj. Kenapa ki? Lo suka sama dia?" Ucap Iqbaal.

"Enggak gitu, baal. Gue cuma pengen lo---

"kalo lo ga suka sama gue. Lo boleh pulang" ucap Iqbaal, mengusir Kiky. Lebih tepatnya mengusir secara halus.

"Gue cuma ga pengen lo salah ambil keputusan, baal"lirih Kikh berjalan gontai keluar dari kamar Iqbaal.

-BERSAMBUNG-

PENDEK? IYA LAGI DI NUNGGU BAGASI SOALNYA, WKWK MAAF YAA.

Like sama Comment nya dong. Kan besok lebaran gaboleh gituuu😝

@deasyana_pl

Rabu, 09 Juli 2014

ALL ABOUT LOVE'

--- PART 3 ---


SORRY TYPO(S), GAJE, DLL.
sorry baru next.





---



"ki, anterin gue laah" ucap Iqbaal.

"motor lo gimana, baal?" ucap Kiky.

"lo anterin ke rumah gue aja, lo nginep kek dirumah gue. Sepi nih malem ini, mama sama ayah gue ke Bandung.." ucap Iqbaal.

"yaudah, nanti gue ke rumah lo deh, jam 8" ucap Kiky.

"makasih, beb Kiky atas antaran pulangnya, wkwk jijik ihh" ucap Iqbaal.

"haha, sama sama ayang Iqbaal" ucap Kiky.

"ihh gue jijik, haha yaudah makasih ya ki, jangan lupa jam 8 lo kesini oke!" ucap Iqbaal.

"oke deh, lo call gue aja biar gue ga lupa." ucap Kiky.

"sip deh, nanti gue calling lo bolak balik, sampe pulsa gue abis, oke" ucap Iqbaal.




---



'kriiing...kriiingg..'

"baal, bangun baal. Gila lo ye, udah jam berapa nih. baal.." ucap Kiky mengguncang-guncangkan tubuh Iqbaal.

1 menit kemudian...

'tong..tong..tong..'

Kiky memukul tutup panci tepat di depan telinga Iqbaal, berharap Iqbaal bangun dan segera mandi.

"huff.. gila, emaknya ngidam apaan sih waktu  hamilin dia? gila!! susah banget di bangunin.." ucap Kiky mulai menyerah membangunkan Iqbaal.

prassh..prash..'

semburan air yang Kiky berikan juga tak mempan. Sebenarnya ada apa dengan Iqbaal. Kiky pasrah, ia duduk di pinggiran kasur, berharap Iqbaal bangun dengan sendirinya.

"aduhh, baal-baal. susah banget bangunin lo.. kaya bangunin---


'NGOKK..NGOKK..NGOOK..NGOOK..'

'gubrak!'

"IQBAAL! ya ampun!! jadi lo bangun cuma karena alarm?!" ucap Kiky terlonjak kaget saat alarm handphone Iqbaal berbumyi.

"he'eh, ehh ada lo, ki. dari kapan?" ucap Iqbaal mengusap-usap kepalanya.

"kan dari semalem, bego. Lo lupa?" ucap Kiky.

"ohh.." ucap Iqbaal,

'bless'

'bugh'

"woi! bangun! yeee, udah jam berapa Iqbaal!! woi!! telat ntar.. hah..hah..hah.." ucap Kiky ngos-ngosan.




---



'teeettt...'

jam istirahat sudah terdengar, helaan nafas kebebasan sudah terdengar dari setiap siswa/i.


"baal, lo ke kantin?" ucap Kiky, membenahi buku-bukunya.

"hmm..iya. Eh, tapi lo tanya Sadhe dulu dong, ada Bella ga di kantin" ucap Iqbaal.

"ah elah, ntar juga ketemu.." ucap Kiky.




---



"ki, abisin nih gue kenyang.." ucap Iqbaal menggeser mangkuk basonya *aduhh,-

"tumben lo kenyang, baal." ucap Kiky.

"iya lah, gue mah masih inget-inget, emangnya lo. kalo makan gabisa di sortir.." ucap Iqbaal.

"haha.. eh, baal. ntar pulang sekolah temenin gue ke rumah Sadhe lagi yak, kali aja lo ketemu Bella lagi." ucap Kiky.


"males. gue mau langsung pulang aja" ucap Iqbaal.

"yah, lo kenapa sih? kok jadi mendadak badmood gini?" ucap Kiky.

"gue kelas 11 harus pindah, ki." ucap Iqbaal.

"uhuk!, serius lo baal? terus gue disini sama siapa?" ucap Kiky, sempat tersedak mendengar penjelasan Iqbaal barusan.

"iya ki. Yaelah, kaya ga ada temen aja ki, kan ada Alfa.." ucap Iqbaal.

"ya tapi kan kita udah lama bareng-bareng, dari SMP, sampe sekarang SMA---


"iya gue tau, tapi gue mau gimana lagi? Bunda semalem telfon gue, katanya gue harus pindah ke Bandung, soalnya ayah gue ada tugas disana, ya mau ga mau gue harus ngikutin kemauan mereka kan?" ucap Iqbaal.

"tenang aja ki, lo ga usah merasa kehilangan atas kepindahan gue, gue bakal tetap ke Jakarta kok sabtu minggu, jadi kita masih bisa main PS bareng, ya ga.." ucap Iqbaal merangkul Kiky.

"bukannya gitu, lo kalo mau pindah sih pindah aja. Cuma ada 1 yang gue takutin.." ucap Kiky.

"apaan?" ucap Iqbaal.

"sia-sia dong lo pdkt-in si Bella?" ucap Kiky dengan wajah polosnya.

'tuk'

"yee, bego, gue kira apaan. ya enggak lah, dalam waktu dekat ini gue bakal nembak Be--

"jangan nanti dia mati, baal" ucap Kiky.

"bukan gitu ki maksud gue. Maksudnya gue bakal nyatain perasaan gue yang sebenarnya sama Bella. Gitu.." ucap Iqbaal.

"ohhh gituu.." ucap Kiky manggut-manggut



---



2 bulan kemudian..


'klibg'

ponsel Iqbaal berbunyi, pertanda ada pesan singkat yang masuk.

"Kiky, ngapain dia sms gue pagi-pagi begini? ini kan Sabtu, bukan Senin." ucap Iqbaal.

'baal, lo ada dirumah ga? nyusul gue dong. Gue ada di PIM 1 nih.. cepetan, rumah lo kan deket PIM.'

"ngapain Kiky nyuruh gue ke PIM? dia gatau apa gue baru bangun?" ucap Iqbaal.

"ahh yaudah deh, gue nyusul aja. males juga dirumah." ucap Iqbaal.



---



"hallo, ki. lo dimana? gue udah di Lobby" ucap Iqbaal dalam panggilan telfon.

"ohh yaudah, tunggu ya gue kesana nih" ucap Iqbaal.


"ahh Kiky repot." ucap Iqbaal geram.



---



"ki.." ucap Iqbaal saat menemui Kiky disalah satu tempat makan.

"eh, Iqbaal. sini bro" ucap Kiky

"ki, lo ngapain ngajak Bella segala?" bisik Iqbaal, namun Kiky hanya diam saja, tak merespon ucapan Iqbaal.


'pasrah aja gue mah, ki! lo ngerjain gue. sial" umpat Iqbaal dalam hati.




---



"gue pulang duluan ya, Kiky sama gue ada acara" ucap Sadhe

"iya baal,  bye" ucap Kiky.


Kini sekarang hanya ada Iqbaal dan Bella disini. Keduanya hanya mampu terdiam, sibuk dengan perasaan nya masing-masing.


"ehmm... ka.. sebenernya akku mau ngomong" ucao Iqbaal

"ngomong apa baal? ngomong aja" ucap Bella.

"ehmm.. sebenernya aku suka sama kaka, dari awal aku masuk SMA, aku udah suka kakak, gatau kenapa. Pas kakak tampil buat demo Eskul yang penutupan MOS, kakak cantik banget, udah gitu hampir semua neriakin nama kakak, dan gataunya kita ketemu di perpus. pas aku bilang ke Kiky, ternyata dia kenal sama kaka.." ucap Iqbaal

"kaka mau ga jadi pacar aku?" ucap Iqbaal *dooh, memegangi kedua tanga Bella.

"jangan panggil kakak Baal, panggil aja bella. hmm iya aku mau kok" ucap Bella




---



"makasih ya, baal" ucap Bella.

"iya sama sama, bell" ucap Iqbaal.

"mau mampir dulu ga?" ucap Bella sembari membenarkan roknya yang kusut.

"ehhmm.. ga usah deh, langsung pulang aja" ucap Iqbaal mulai memakai helm nya.

"yaudah, makasih ya" ucap Bella, Iqbaal mengangguk.

'brumm'

dalam sekejap motor Iqbaal sudah hilang ditelan tikungan,-




---



"kok gue kaya udah ga ada rasa gitu ya sama Bella? kayanya tuh perasaan gue ke dia udah biasa biasa aja, udah kaya selayaknya kakak kelas sama ade kelas" ucap Iqbaal saat sudah sampai dirumha, dan merebahkan dirinya di kasur.

"ahh, masa iya sih perasaan gue berubah cepet banget?" ucap Iqbaal.

'clek'

"woii, baal. gimana? sukses ga?" ucap Kiky yang tiba-tiba hadir dan ikut merebahkan dirinya di samping Iqbaal

"sukses? tunggu dulu deh, jadi maksud lo tadi nyuruh gue kesana tuh biar gue jadian gitu sama Bella?" ucap Iqbaal merubah posisinya menjadi duduk.

"ya, ga gitu juga sih. Maksudnya biar lo makin deket gitu sama dia.." ucap Kiky.

"gue gatau ya ki, ini beneran atau enggak. Tapi--duh gimana ya ki" ucap Iqbaal menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

"kenapa baal? jangan bilang kalo lo..." ucap Kiky setengah setengah.
"iya ki, gatau kenapa perasaan gue berubah gitu aja ke Bella, sekarang gue udah ga ada perasaan lagi ke dia ki." ucap Iqbaal merunduk.

"lo serius baal? ga mau coba dulu?" ucap Kiky.

"ga ada salahnya kan Baal kalo nyoba dulu?" ucap Kiky.

"gimana ya? kalo gue nyoba sama aja gue mainin perasaan dia kan, Ki?" ucap Iqbaal.

"sekarang lo coba dulu, oke? bisa atau enggak nnya lo, lo harus bersikap biasa aja ke Bella, kasih kepercayaan ke dia kalo lo bener bener sayang dan cinta sama dia, walaupun itu cuma lo ucapain doang, ga bener bener dari hati lo" ucap Kiky

"jadi gue harus nyoba dulu nh, ki?" ucap Iqbaal.

"ya, semangat!!" ucap Kiky

"sebenernya perasaan gue berubah semenjak gue nembak dia tadi ki." ucap Kiky.

"jadi lo udah nembak dia?" ucap Kiky





BERSAMBUNG


L+C NYA, JANGAN JADI PEMBACA GELAP WOII!! PUASA NIH PUASA!!


@deasyana_pl

Selasa, 01 Juli 2014

ALL ABOUT LOVE'

--- PART 2 ---

SORRY GAJE, TYPO(S), DLL.
NO COPAS!

#NOTE: Mungkin di part-part ini masih 'flat' ya, datar-datar aja gitu, belum ada (namakamu) sama yang lainnya, tapi nanti kedepannya ada, dan kayanya lebih banyak ke Iqbaal sama (namakamu)nya. so? sabar aja :) pasti (namakamu) bakal keluar kok^^

JANGAN JADI PEMBACA GELAP WOYY!! PUASA NIH PUASA!! JUJUR OII JUJURR!! WKWK~

---



Bella.." ucap Iqbaal.

"Bella Graceva Amanda Putri, baal?" ucap Kiky.

"gatau tuh, gue di kasih tau namanya Bella, udah gitu doang" ucap Iqbaal.

"kelas berapa?" ucap Kiky.

"IPA 11.3" ucap Iqbaal.

"lo serius?" ucap Kiky kaget.

"iya, kenapa?" ucap Iqbaal tak kalah heboh. sepertinya mereka berdua lupa, dimana mereka saat ini berada.

"hey, diam! ini perpustakaan, bukan mall" ucap seorang pria tua berkacamata.

"ayo deh kita keluar, gue mau ngomong.." ucap Kiky.



---



"kenapa sih ki sama Bella?" ucap Iqbaal.

"dia tuh, kapten cheers, baal" ucap Kiky.

"kok lo tau?" ucap Iqbaal.

"tau lah, sepupu gue kan disini, pe'a" ucap Kiky.

"oh iya ya" ucap Iqbaal manggugt-manggut.

"lo beneran suka sama dia?" ucap Kiky, Iqbaal hanya mengangguk.

"baal, satu sekolah itu tau Bella, dari kakak kelas 12, 10, sampe kita nih yang baru masuk aja tau siapa Bella" ucap Kiky.

"gitu ya?" ucap Iqbaal dengan wajah polosnya.

"gue harus gimana dong?" lanjut Iqbaal, Kiky hanya mengangkat kedua bahunya.

"banyak loh, baal yang suka sama---"

'BRUK'

"he'eh, sorry. maaf-maaf ga sengaja!" ucap Iqbaal saat bertubrukan dengan seseorang di depannya.

"e-eh.. Bella.." ucap Iqbaal.

"ehmm.. eh, maaf ya kak, ga sengaja. Tadi Iqbaal nya lagi bengong" ucap Kiky membantu Iqbaal memungut buku Bella yang berjatuhan.

"he.. iya kok, gapapa. Justru aku  yang minta maaf, tadi lagi bengong juga soalnya.." ucap Bella.

"nih kak bukunya.." ucap Iqbaal, menyodorkan 3 tumpuk buku kepada Bella.

"makasih ya, hmm.. Iqbaal" ucap Bella tersenyum simpul kepada Iqbaal.

"iiya, sama-sama kak^" ucap Iqbaal.

"ki!!" ucap Iqbaal histeris.

"ah lebay lu, baal" ucap Kiky.



---



'clek'

"assalamu'alaikum, bunda.." ucap Iqbaal, saat memasuki rumahnya.

"wa'alaikumsalam, eh Iqbaal udah pulang nak?" ucap Bunda.

"udah, bun" ucap Iqbaal.

"ohiya, bun nanti Iqbaal mau main ke rumahnya Kiky, boleh?" ucap Iqbaal

"mau ngapain?" ucap Bunda.

"main aja bun, lumayan belum banyak banyaknya tugas" ucap Iqbaal.

"yaudah, tapi pulangnya jangan malam-malam ya, baal. Rumah kosong, Bunda mau ke Bandung sama Papa, mungkin kamu cuma berdua sama bibi"  ucap Bunda.

"hmm.. okay, Iqbaal kekamar dulu,  bun" ucap Iqbaal, dan sedikit berlari menuju kamarnya.



---



"ki.." ucap Iqbaal.

"apaan, baal" ucap KIky, pandangannya masih terfokus pad layar tv 23" tersebut, memandang lekat-lekat gambar bola pada layar tersebut. sepertinya tidak ingin di ganggu,-

"pause dulu dong!" ucap Iqbaal.

"tanggung nih--- goaalll!!!" teriak Kiky.

"ahhh, sial!" gumam Iqbaal.

"50 rb ke gue, baal!" ucap Kiky.

"apaan sih lo ki? baru 2-0" ucap Iqbaal.

"iyalah, 1 goal  25 ribu, sue!" ucap Kiky.

"lo sih, mikirin Bella mulu" ledek Kiky

"apaan sih, ki" ucap Iqbaal melempar bantal ke arah Kiky.

"wkwk, ampun-ampun.. oh ya lo mau tau asal-usulnya Bella?" ucap Kiky

"hmm.. boleh-boleh" ucap Iqbaal semangat.

"hmm, gimana kalo kita ke rumah sepupu gue? kebetulan mama gue juga lagi ada disana, jadi sekalian jemput aja gitu" ucap Kiky.

'tuk'

"bilang dong, jadi gue gabosen disini, main  ps mulu" ucap Iqbaal

"haha, sorry bro. yaudah yuk!" ucap Kiky.



---



'tok..tok..tok..'

"assalamu'alaikum.. Sadhe.." ucap Kiky mengetuk-ngetuk pintu rumah sepupunya itu.

"ga ada kali ki.." ucap Iqbaal.

"ada kok,  udah tenang aja deh." ucap Kiky merangkul sahabatnya yang kini sudah mulai badmood,-

'clek'

"eh, mas Kiky. ada apa mas?" ucap seorag wanita paruh baya, yang tiba-tiba mucul dari balik pintu --Bi Onah--

"mau jemput mama, hi. sama sekalian  aja mau main sama Sadhe.." ucap Kiky.

"ohh, tapi barusan mamanya mas Kiky sudah pulang tuh mas, di antar sama Pak Aan" ucap Bi Onah.

""yaudah mas, ayo masuk dulu.." ucap Bi Onah, mempersilahkan Kiky, dan Iqbaal masuk.

"Sadhe.. woii!" ucap Kiky saat melihat sepupunya sedang bersama teman-temannya.

"eh, lo ki. Mau ngapain lo kesini tumben?" ucap Sadhe menatap Kiky.

"tadinya mau jemput mama gue, sad. Tapi katanya udah di anter Pak Aan, yaudah gue main aja sama lo.. wkwk boleh kan sad?" ucap Kiky.

"boleh-boleh aja sih, oh iya itu temen lo?" ucap Sadhe.

"oh iya, ini Iqbaal, sobat gue dari SMP, sekarang SMA ketemu lagi deh.." ucap Kiky memperkenalkan Iqbaal.

"ohya, bel. Tunggu sebentar ya, gue mau ngambil alat-alatnya dulu.." ucap Sadhe kepada temannya.

"ohiya, kenalin ini Bella, dia juga sekolah di Binus, yang gue bilang ke lo ki.. Ketua Cheers" ucap Sadhe.

"loh, Iqbaal.." ucap Bella.

"ehh, iya kak, Iqbaal.." ucap Iqbaal gugup, menggaruk-garukan tengkuknya yang tidak gatal.

"udah kenal ya? ohaha.. gue gatau sorry.." ucap Sadhe.

"haha iya, jadi kita kenal waktu di perpus,  ya kan baal?" ucap Bella tersenyum menatap Iqbaal.

"he.. ha.. i-iya kak.." ucap Iqbaal gugup, entah apa yang Iqbaal rasakan saat ini, seperti bertemu dengan artis internasional,-

"ga usah guguo juga kali, Iqbaal." ucap Sadhe.

"lo ga bakalan di suruh split kok.. hahah" ucap Sadhe.

"tau nih Iqbaal, ga usah gugup gitu. biasa aja kali, gue Bella bukan Harper Beckham" ucap Bella menahan tawanya.

"emmh.. hehe iyaa.." ucap Iqbaal.



---



"Sadhe, gue sama Iqbaal balik dulu deh yaa, udah sore nih.." ucap Kiky.

"yaudah, hati-hati ya, ki.." ucap Sadhe.

"baal, ga di ajak pulang nih?" ucap Sadhe melirik ke arah Bella yang sedang memainkan laptopnya, dan menaik turunkan alisnya.

"he'eh, wkwk. ajak tuh, baal" ucap Kiky.

"apaan sih lo, ki." ucap Iqbaal



---



"ki, anterin gue laah" ucap Iqbaal.

"motor lo gimana, baal?" ucap Kiky.

"lo anterin ke rumah gue aja, lo nginep kek dirumah gue. Sepi nih malem ini, mama sama ayah gue ke Bandung.." ucap Iqbaal.

"yaudah, nanti gue ke rumah lo deh, jam 8" ucap Kiky.

"makasih, beb Kiky atas antaran pulangnya, wkwk jijik ihh" ucap Iqbaal.

"haha, sama sama ayang Iqbaal" ucap Kiky.

"ihh gue jijik, haha yaudah makasih ya ki, jangan lupa jam 8 lo kesini oke!" ucap Iqbaal.

"oke deh, lo call gue aja biar gue ga lupa." ucap Kiky.

"sip deh, nanti gue calling lo bolak balik, sampe pulsa gue abis, oke" ucap Iqbaal.




BERSAMBUNG


L+C NYA YAA, JANGAN JADI PEMBACA GELAP, INGET NIH BULAN PUASA!! DOSA WOY DOSA!!!


@deasyana_pl