AUTHOR: Deasyana Putrisya .L.
sorry gaje, typo, dll
maaf kalo ada kata-kata yang gapantas buat ditulis, dan lain sebagainya, karena saya bukan penulis yang Handal yang serba bisa dan tanpa ada salah. Makasih.
---
(namakamu) duduk di sofa tengah, masih memandangi kotak--paket itu.
"apa isinya? dari siapa" tanya Bagas, duduk disamping (namakamu), meraih kotak yang tergeletak dimeja
"gatau, gue takut itu bom, kayanya gue ga beli online deh, dan terus gue ga minta paket, jadi?.."
"iini BOM" ucap (namakamu) menutup telinga, memejamkan matanya, menaikan kakinya ke atas*gila , Bagas memandang (namakamu) dengan tatapan yang.. enggghh, polos.
"lo kenapa?" tanya Bagas dengan wajah polosnya
"itu bom, bego.." (namakamu) teriak histeris, menoyor kening Bagas.
"buka dulu dong ah.. gue penasaran, ga usah takut. matinya bareng-bareng ini kok" balas Bagas dengan santai.
'SREEKK..SRREEKK..'
Bagas membuka bungkusan paket itu
"kelinci nih covernya" ucap Bagas menyerahkan kotak itu pada (namakamu).
"haa? bukan bom?" tanya nya masih tak percaya.
"bukan, bego" balas Bagas mengusap wajah (namakamu) dengan telapak tangannya.
"tapi dari siapa?"
(namakamu) membuka bungkusan itu, --sebelumnya warna coklat bungkusnya, kaya sampul buku--
'untuk (nama panjang kamu)
dari Alvaro Maldini'
"Aldy" desis (namakamu)
"Aldy? ngapai lagi dia ngirim-ngirim barang nggak jelas kaya begitu?" tanya Bagas merubah posisi duduknya menjadi menghadap (namakamu), (namakamu) menggeleng.
"coba buka, gue mau liat. Dan gue tau pasti itu dalemnya kecoa bukan kelinci." ledek Bagas, tidak ingin melihat (namakamu) larut dalam kesedihannya 'lagi'
Aldy, pria tampan yang memiliki poni lempar, berkacamata, mata sipit. Senyum manisnya membuat setiap kaum hawa terpesona melihat senyumannya. Aldy, pria ini, pria yang memiliki senyum manis ternyata adalah 'kekasih' (namakamu) yang pergi meninggalkan (namakamu) tanpa memberi kabar, setelah tiga bulan kepergian Aldy, (namakamu) baru mengetahui bahwa Aldy pergi meninggalkannya karena ia harus pindah keluar negeri untuk tugas kedua orangtuanya *RibetSihYangSibuk-_-. Aldy yang memberi tau? Tidak! bukan dia! melainkan teman-temannya, bahkan hingga saat ini (namakamu) tidak tahu status hubungan jelasnya dengan Aldy *hadeeeh
"ini, dia ngasih ini, ini, ini, ini, daaan..." (namakamu) menggantungkan kalimatnya, menatap sebuah sweater berwarna biru dongker bercorak triball, kini dalam genggamannya.
"ihh ada suratnya loh, gue liat dongg.." Bagas mengambil sebuah kertas bergambar kelinci dengan sebuah pita yang membungkusnya.
"ushh... jangaan"(namakamu) mengambil surat yang digenggam Bagas.
'(namakamu)
Aldy
hai, (namakamu) apa kabar? aku harap sih baik-baik aja ya, yang lainnya juga baik kan?
(namakamu), maaf ya tiga bulan yang lalu aku pergi ninggalin kamu, pergi tanpa ngasih kabar. Jujur, aku sekarang kangen kamu, aku mau liat kamu yang sekarang. Mungkin sekarang kamu makin cantik ya, banyak cowo yang naksir kamu, daan pasti sekarang kamu udah punya pacar ya? pengganti aku yang pastinya lebih baik, sempurna, dan setia. iya kan?. (namakamu), maaf ya dulu aku nggak bilang sama kamu kalau aku harus pindah ke luar negeri sama kamu, karena dulu aku ga mau ngeliat kamu sedih, ngeliat kamu jadi kepikiran, dan harus mengakhiri hubungan secepat ini, jujur (namakamu) aku nyesel, aku minta maaf ya. Dan, soal sweater itu kenapa aku balikin, biar kamu nggak kangen aku^^, aku balikin semua kenangan kita. (namakamu), makasih ya dulu udah pernah jadi pengisi hati aku yang kosong, semoga pengganti akku jaaauhhh lebih baik daripada aku.
Aldy.
German, 17 Februari.'
'DEG'
Pacar?pengganti baru? apa maksudnya (namakamu) tidak mengerti. Aldy memutuskannya secara halus? ya sepertinya.
"jangan nangis, gue percaya sebenernya Aldy masih sayang sama lo, cuma keadaan yang ngubah semuanya. Aldy ga mau putus sama lo secepat ini, udah jangan nangis cowo di Jakarta masih banyak, Iqbaal contohnya, Kiky, Bastian, eh jangan deh sahabat belum tentu berakhir kembali menjadi sahabat, udah ya jangan nangis." Bagas mengusap airmata yang jatuh ke pipi (namakamu), (namakamu) tersenyum dan mengangguk.
"makasih, dia udah mutusin gue ya, gas?" (namakamu) bertanaya pada Bagas yang sedang asik melihat-lihat barang pemberian Aldy, Bagas memang anak yang KEPO *SamaSayaJuga^-^
'dasar cewek be*o, udah jelas-jelas bilang sekarang kamu udah punya pacar ya? pengganti aku yang pastinya lebih baik, sempurna, dan setia masih aja nanya'
"lo mau gitu ngejalanin cinta jarak jauh ? Long Distance Relationship? heyy, long distance relationship was not tasty! can not give the tidings any time, both of you must also trust each other. (hubungan jarak jauh tidak enak! tidak bisa memberikan kabar setiap saat, kalian berdua juga harus saling percaya.). pokoknya Ldran tuh ga enak, karena gue udah nyoba sendiri"
"gitu ya?" tanya nya polos, memandang Bagas yang sepertinya menyukai baju yang Aldy kembalikan, lebih tepatnya baju couple mereka.
"buat gue ya.. hiii" ucap Bagas memamerkan jajaran giginya yang sempurna, menaruh baju Aldy tepat didadanya.
"serah lo."
---
'BYUUUR'
Air dalam kolam bercipratan kemana-mana, membasahi lantai disekita nya.
"buset, ehh (namakamu)! masih jam 7 udah berenang, dasar gila!" rutuk Bagas menghampiri (namakamu) yang sedang mengambil nafas untuk melanjutkan aktifitasnya lagi.
"bodo.. eh tuh baju ngutang yee sama gue!! belum bayar main pake!!" balas (namakamu) dari sebrang*sintingKaliGue.
"jiaah, masih kaku sama kakak!! udah yaa, gue mau jalan. Bye"
"kemana? ikutt!!"
"kuburan nyari tumbal. Ape? mau ikut?"
"gila lo!! yaudah sana pergii. GA USAH BALIK YA GAAS" teriak (namakamu)
---
Hari ini hari Sabtu, setiap orang pasti akan menghabiskan waktunya untuk tidur, bersenang-senang, dan lain sebagainya, apalagi nanti malam adalah malam minggu bagi setiap orang yang memiliki pasangan pasti--eh gajuga-- akan menghabiskan waktu bersama sang kekasih, lain halnya dengan yang jones :3 single deh.. pasti malam minggu disebut dengan 'sadnight no satnight' dan pasti hanya mendengarkan musik untuk menemani 'malam keramat' *GueBanget.
"halo"
"nanti malem ya?"
"yah, gue males."
"boleh ajak Bagas?"
"yaudah kalo ga boleh ajak Bagas, gue ga ikut"
"aduuhh, lo tau ga sih nanti malem gue harus bertapa? kan nanti malem, malem keramat"
"lo yang bego, masa gue ga ada pasangan?"
"Iqbaal? dia kan ada Bella, sedangkan gue ga ada"
"Bagas? boelh ikut? yeaayy, makasih Steffi"
---
"Bagas, nanti malem Steffi ngadain acara gitu, nah setiap orang harus bawa pasangan, terus.."
"yaa terus? masalah buat gue?"
"lo jadi pasangan gue ya" (namakamu) tersenyum dan menatap Bagas dengan tatapan memohonnya.
"what? coba ulang"
"l-o-j-a-d-i-p-a-s-a-n-g-a-n-g-u-e-y-a" (namakamu) mengulang kembali ucapannya dengan mengeja nya.
"ga ah."
"yah.. please Bagas.." (namakamu) memohon, kini tatapannya berubah seperti seorang anak kecil yang menginginkan sesuatu tetapi tidak dituruti.
"yaudah, iya.."
-BERSAMBUNG-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar