Jumat, 18 April 2014

`LOVE TRIANGLE~

---PART 10---


NO COPAS!!
SORRY TYPO, Gaje, dll.





---



1 Bulan semenjak kejadian itu, Iqbaal dan (namakamu) kini mulai semakin mendekat hubungannya, walaupun bersahabatan hubungannya tidak sedekat ini dengan (namakamu).

Hingga sebulan sebelum kepindahan (namakamu) ke Bali, Iqbaal menyatakan Cintanya pada (namakamu), walaupun nanti akhirnya mereka berdua harus LDR.



---


2 bulan sudah (namakamu) menjalin hubungan dengan Iqbaal, tidak ada PHO, Iqbaal dan (namakamu) selalu jaga kepercayaan satu sama lain. Dan hari ini tepat dimana (namakamu) harus pindah ke Bali, dan menjalin hubungan jarak jauh bersama Iqbaal, entah aka saling menapati janji satu sama lain atau tidak, tetapi (namakamu) sudah percaya dengan Iqbaal 99.999%



"(namakamuuu).. aahh kenapa sih harus pindah? Kita bakalan kangen banget sama lo.. aaa.." ucap Steffi memeluk erat tubuh (namakamu).

"ahh. iya Steff. kalo bukan karena orangtua gue gue juga males pindah-pindah" jawab (namakamu).

"kalo nanti lo disana udah nyampe jangan lupa skype kita yaa, soalnya nanti kita mau ngumpul-ngumpul dulu, ya kali aja kita masih ngumpul gitu.." ucap Bastian menepuk pundak (namakamu).

"ahaha.. iya kalo gue inget+kalo di sana banyak signalnya yaa.." jawab (namakamu) seraya tersenyum.


"jaga diri ya disana, inget jangan macem-macem disana, jangan genit sama bule-bule di sana. Bagas, kalo (namakamu) bandel bilang sama gue ya.. haha.." ucap Iqbaal merangkul (namakamu).

'apaan sih, lagi siapajuga yang mau sama bule? Ahaha.. iya janji ga genit. Kamu juga, jangan bandel disini, inget aku disana.. hahah ngarep, yang pentting kita berdua harus saling percaya aja.. ohiya, steff, ky, bas. Kalo Iqbaalnya bandel cubit aja pipinya sampe merah, ga bakal nangis kok.." ucap (namakamu) tersenyum tipis.

"pasti!" jawab Steffi, Kiky, dan Bastian secara serempak.


''TINGG..TONGG..TING..TONG..TINGG..TONG..TING..TONG..' *SuaraInformasiYakk.

"for the passengers of a Garuda Indonesia flight number CGK JKT-DPS 143 domestic flights with flight final destination Denpasar, Bali go to pesawat please rise, because the plane will take off in about 15 minutes again. Thank you" (untuk penumpang dari nomor penerbangan Garuda Indonesia CGK JKT-DPS 143 penerbangan domestik dengan penerbangan tujuan akhir Denpasar, Bali silahkan naik kepesawat, karena pesawat akan lepas landas dalam waktu sekitar 15 menit lagi.Terima kasih)"




"gue pergi deh.. jaga diri kalian baik-baik yaaah.." ucap (namakamu).

"jangan lupa daratan ya kalo udah punya temen disana, (namakamu)." ucap Kiky, mereka berpelukan untuk melaps kepergian (namakamu) ke Bali.

"iya, gue janji gue ga lupa daratan, yaudah gue berangkat. Jaga diri kalian ya, bye.. muahh" ucap (namakamu) dan pergi meninggalkan teman-temannya.





---




(namakamu) sudah landing di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.


"rumah kita dimana sih, gas?" tanya (namakamu) berdiri tepat disamping Bagas yang sedang menunggu barang di roll bagasi (btw gue gatau barangnya dikirim pake apaan ke sana-____- jadi jalanin aja yaak)


"kalo ga salah di daerah Jimbaran, Kuta Selatan." jawab Bagas singkat dan kembali memainkan ponselnya.

"ihh gue di cuekin.." dengus (namakamu)


"ma. rumah kita di daerah mana ma?" tanya (namakamu) pada mama yang sedang sibuk memasukan ponselnya kedalam tas.


"Jalan Pantai Kuta." jawab mama santai.

"deket pantai ga ma?" tanya (namakamu)

"liat aja nanti."

"ahaha.. emang enak, makanya jangan kebanyakan nanya.." ledek Bagas menaruh 2 koper besar ke atas trolley barang.

"ihh batu.." ucap (namakamu) mengambil 3 koper miliknya dan menaruh diatas trolley barang.




---




'CLEK'



"assalamualaikum.." ucap mama, papa, Bagas, Aca, dan (namakamu) saat memasuki rumah baru.


"wiih, gede banget ma, pah.. Aca sukaa.. liat deh kak, ada kolam renangnya, kandang kelincinya kaya kamar deh kak di kacain gitu, ada kolam ikan.. ihh Aca sukaaa.." teriak Aca jingkrak-jingkrakan--"

"liat yuk kak, ayo kak.." ucap Aca menark-narik tangan (namakamu).

"ahh. iya-iya.."


"Aca, main sama kelinci aja ya sana, kakak mau main hp disini" ucap (namakamu) mengambil ponsel dalam saku celananya.

"iya, tapi kakak disini aja ya.."
"ya."


'DDRT..DRRRT..'

"haaii.. gue udah sampe nih.." ucap (namakamu) menatap layar ponselnya yang mendapat panggilan skype dari Steffi.

"ohhya? gimana rumah lo? coba tunjukin dong, kepo akut nih.." ucap Bastian mengambil alih ponsel Steffi.

"gue lagi di belakang nih nemenin Aca mainan kelinci, males kedepan brooh.." ucap (namakamu) mempelihatkan Aca yang sedang sibuk dengan kelinci.

"ahaha.. yaudah gue bebenah dulu deh ya.. nanti malem gue skype lagi.." lanjut (namakamu).

"multiperson yaaa.." sahut Kiky dari arah belakang.

"yoa.. yaudah bye.. see you.." ucap (namakamu), dn panggilan pun terputs.


"kak, tadi kak Iqbaal ya?" ucap Aca menutup knop pintu kaca kandang kelinci.
"kak Steffi, Bastian, Kiky, sama kak Iqbaal. Kenapa?" tanya (namakamu) bangkit dari duduknya.

"Aca kangen kak Iqbaal, Kak Bastian, Kak Kiky, sama Kak Iqbaal." ucap Aca.

"nanti malem kita skypean yaa,," balas (namakamu) mencubit pipi Aca.




---




'CLEK'


"makan yuk (namakamu), udah mama siapin tuh.." ucap mama (namakamu) mengguncangkan tubuh (namakamu) yang terbalut selimut tebal.

"iya ma, nanti (namakamu) kebawah." ucap (namakamu) menarik kembali selimut nya hingga kepala.

"yaudah mama tunggu dibawah ya." (namakamu) hanya membalasnya dengan berdeham.


'DRRTT...DDRRRTTT...'

ponsel (namakamu) bergetar, pertanda ada panggilan masuk.


"halo.."
"malam juga, baal.."
"iyaa, aku ngantuk.."
"iya aku makan deh, aku kebawah dulu ya.."
"bye.. muahh.."

'tutt..tuuut..ttuut..'



setelah selesai menerima telephone (namakamu) menuruni anak tangga satu persatu dan menuju ruang makan.

"gimana rumahnya? suka nggak?" ucap papa membuka pembicaraan.
"Aca suka.." ucap Aca.
"lumayan.." ucap Bagas dan (namakamu) hampir berbarengan.

'kok lumayan? kenapa? kurang besar?" tanya mama, Bagas dan (namakamu) menggeleng.

"malah ini kegedean ma.." ucap (namakamu).




---





1 Minggu sudah (namakamu) menetap diBali, dan satu minggu sudah (namakamu) menjalin hubungan bersama Iqbaal dengan LDR.

Hari ini (namakamu), Bagas, dan Aca peergi ke pantai yang letaknya tak jauh dari kediaman mereka.


'BRAK..BRAK..

"kalian kesana aja dulu, nanti gue nyusul. okey" ucap Bagas pergi meninggalkan (namakamu) dan Aca.

"Aca, main aja, kakak disini."  ucap (namakamu) mengeluarkan ponselnya.

'iya kak.." 



(namakamu) pergi menjauh meninggakan Aca untuk mencari kursi terdekat.


'BRUK'


(namakamu) pun duduk dibangku yang  telah ia temukan.


"eeh apa-apaan lo, ini bangku gue duluan yang nempatin, kenapa jadi lo yang dudukin?" ucap seseorang pria tepat disamping kursi (namakamu), namun tak (namakamu) hiraukan #belibet-_-


"lo punya kuping ga sih? gue tuh lagi ngomong sama lo, bukan sama angin!" lanjut pria tersebut. (namakamu) malah asik sendiri dengan ponselnya.


"lo ngomong sama gue?" (namakamu) menoleh.


"lo (namakamu) kan?" ucap seseorang pria tersebut tepat di depan muka (namakamu)

"cihh.... tau nama gue dari mana lo?" ucap (namakamu),dan berdiri mendekati seseorang tersebut

"gue  Karel sepupu nya Steffi,yang waktu itu dateng ke Jakarta" ucap pria tersebut.Karel.

"ohh..Karel,iya gue inget."ucap (namakamu) tersenyum menatap Karel

"ehem..yaudah yuk,kita cari tempat duduk lain"ucap Karel.

"tapi adek gue ada disana" (namakamu) menunjuk Aca yang sedang bermain pasir.

"yaudah gapapa,lo kesini sama siapa?" ucap Karel.

"sama kakak dan adek gue"ucap (namakamu)

"yaudah gapapa,ada kakak lo kan? yaudah yuk kita ke sana,banyak tempat duduk yang kosong" ajak Karel

"yauda deh" ucap (namakamu)




----


Karel dan (namakamu) menempati sebuah bebatuan yang lumayan besar.


"lo ke Bali liburan atau apa? setau gue di Jakarta belum libuan loh" Ucap Karel

"eheem.. gue disini bukan liburan ataupun refreshing" ucap (namakamu) menatap lurus kedepan

"terus apa dong kalo bukan liburan atau refreshing? ada acara keluarga?"ucap Karel menatap (namakamu) dari samping

"ehem..gue pindah"ucap (namakamu) dingin

"pindah?" ucap Karel terkejut

"iya" ucap (namakamu) menatap Karel dan terjadi lah tatap menatap


'TUK'


"aww.." ringis (namakamu) memegangi keningnya.

"kenapa?"  tannya karel panik.

"ada yang lempar gue pake ini.." (namakamu) memberi 1 ranting pohon yang patah.

Karel pun mencari mencari siapa yang melempar ranting pohon dan mata nya meliat seseorang tak jauh dari mereka ---Karel dan (namakamu)---

(namakamu) mengekor tatapan mata Karel, disana ada Aca dan Bagas, Ya. duo usil -_-

"siapa? lo kenal?" tanya Karel menatap Bagas dan Aca yang jalan mendekat ke arah mereka berdua.

"kakak sama ade gue.." ucap (namakamu).

"kakak! tadi kemana? Aca cariin tau!!" ucap Aca mendekat ke arah (namakamu).

"di ajak kakak ini nih, ca." ucap (namakamu) menunjuk ke arah Karel.

"dia sepupunya Steffi kan, (namakamu)?" ucap Bagas. (namakamu) mengangguk.

"siapa ya namanya? Gue lupa." ucap Bagas, duduk di tempat kosong yang berada disamping (namakamu), sedangkan Aca dipangkul Bagas.


"Karel." ucap Karel seraya tersenyum.

"pulang yuk udah siang, rumah kosong." ucap Bagas, menatap (namakamu) dan Karel yang sedang asik berbicara.

"kakak mau main ke rumah Aca nggak? Kita main disana.." ucap Aca turun dari pangkuan Bagas dan berdiri di depan Karel sembari memegang kedua tangan Karel.


"yeeh, dia  mah begitu ngajak main mulu. Kakak nya sibuk ACA!" ucap Bagas.

"ehhmm.. kalo mau main sih gapapa. Rumah kan sepi kali aja bisa buat temen ngobrol atau apalah gitu.." ucap Bagas.

"bisa nggak?" tanya (namakamu) menatap Karel, Karel tersenyum dan mengangguk.

"bisa kok." jawab Karel.



---



(namakamu), Karel, Aca, dan Bagas sudah sampai rumah. Rumah sekarang sepi, yaa tau sendiri lah ya orangtua mereka sangat sibuk.


"sepi banget, mana papa mama kalian?" tanya Karel saat memasuki rumah (namakamu).


"di kantornya." ucap (namakamu) menduduki kursi ruang tamu.

"kenapa bisa pindah kesini? Minta atau apa?" tanya Karel menatap (namakamu) dari samping.

"mereka ada bisnis disini, buat berapa lamanya kita gatau, yaa dari pada mereka harus bolak balik Jakarta-Bali Jakarta-Bali, mendingan langsung pindah aja ke Bali." jelas Bagas.

"terus selama nggak ada papa, mama kalian Aca sama siapa?" tanya Karel.

"mereka bawa. Yaa lo tau sendiri kan? gue sama (namakamu) males jagain dia.. haha.." jawab Bagas.







-BERSAMBUNG-


NO BULLY=NO COPAS!!

HARGAIN L+C

KRITIK COMMENT AJA.. BULLY? BISA BISA.. HH~



@deasyana_pl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar