Senin, 30 Juni 2014

ALL ABOUT LOVE'

--- PART 1 ---

Haai, apa kabaar? :D maaf ya kemaren sempet ilang beberapa hari yang lalu:( gue ga ada masukan buat broken homenya, wkwk :|. Oh ya, selamat bulan Puasa yaa^^, maafin kalo ada salah, dsb.
Oh iyaa, ini cerbung baru selama Broken Home vacum, Semoga kalian suka yaa^^

Sorry typo, gaje, dll.
Ini masih percobaan dulu yaa, kalian suka atau enggak comment aja biar aku putusin lanjut atau stop :) oke. makasih.



---


--- Iqbaal POV ---



Yeaah, setelah menunggu 1 bulan lebih  setelah libur kelulusan SMP tepatnya, masa-masa yang gue tunggu dateng juga. Yap! hari pertama masuk SMA^^.
'SMA? Beneran masa paling Indah?'
FYI(For Your Information) aja sih, dari dulu gue selalu dibuat penasaran sama moment itu. Beneran masa paling Indah bukan, sih? Banyak banget yang bilang kalo masa SMA itu adalah masa paling Indah. Tapi gue juga kangen masa-masa SD, masih unyu-unyu banget tuh. Masa SMP juga, masa mulainya merasakan 'cinta' dan masih takut sama cewek. HAHA~ Emang SMA udah berani, baal?
Oh iya, satu lagi kenalin nama gue Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, terserah kalian mau manggil gue, baal, iq, atau apaan gitu, asal kan jangan 'jones'-_- buat para cewe-cewe boleh lah panggil gue sayang, beb, atau cinta. *plaak'



---



Hari pertama MOS...
Hari kedua MOS...
Hari ketiga MOS...


'tap..tap..tap..'

suara langkah kaki terdengar menggema di sepanjang lorong koridor sekolah, dengan name tag yang menggantung di leher, dan.. enggg.. dandan an yang sangat menjijikan.

"Untuk seluruh siswa peserta MOPDB, silahkan berkumpul ke lapangan sekarang, acara penutupan 'Masa Orientasi Sekolah' akan segera ditutup." ucap salah seorang anggota Osis, di mimbar upcara.


'BRUK..BRUK..BRUK..'

Sesekali sempat terjadinya tabrakan bahu di antara siswa/i peserta MOPDB yang sedang menuju ke lapangan.



---



Dalam kesendriannya, Iqbaal mencari-cari teman SMPnya yang kebetulan mendapat SMA yang sama dengannya. Teuku Rizky Muhammad.

'puk'

"baal, lo udah liat kelas? udah di bagiin loh!" ucap RIzky yang baru saja menemukan Iqbaal yang tengah kebingungan.

"eh.. belum nih, ki. lo udah liat?" ucap Iqbaal tersentak saat mengetahui Rizky berada dibelakangnya.

Ki? ya  ternyata Rizky akrab di sapa dengan sebutan Kiky.

"belum nih.." ucap Kiky.

"ohh, yaudah kalo gitu mah bareng aja kali.." ucap Iqbaal.

"hmm, yaudah yuk!" ucap Kiky merangkul Iqbaal.



---



Jemarinya menelusuri kolom nama dan kelas pada Papan Pengumuman, dimana ia akan menempati kelasnya.

"ga ada ki, nama gue.." ucap Iqbaal.

"cari lagi.." ucap Kiky masih serius meneliti kolom-kolom tersebut.

"ah, ini dia! Yes.. dapet kelas 10.8" ucap Kiky.

"ki.." desis Iqbaal.

"hmm?" balas Kiky.

"kita sekelas coyy!!" ucap Iqbaal mendekap tubuh Kiky.

"serius lo bro? wee!!" ucap Kiky sedikit berteriak.



---



'CLEK'

"eh, baal. Gimana sekolahnya?" ucap seorang wanita paruh baya yang sedang berada di ruangtamu, dengan sebuah majalah di genggamannya.

"biasa aja, ga ada yang spesial.." ucap Iqbaal.

"ohh gitu, oh iya." ucap bunda Iqbaal.




---



"hmm.. ki, lo pernah nggerasain jatuh cinta ga sih?" ucap Iqbaal, saat bell istirahat.

"pernah lah, baal." ucap Kiky.

"emang kenapa? lo lagi suka sama seseorang di sekolah ini?" lanjut Kiky.

"gini deh, baal. Lo kan salah satu anggota baru di sekolah ini, kita juga belum genap 1 bulan kan?" ucap Kiky.

"iya.. terus?" sahut Iqbaal.

"mendingan, lo coba untuk jadi terkenal dulu deh. misal.."

"contohnya?" ucap Iqbaal menyela ucapan Kiky.

'tuk'

"gue belum selesai ngomong, bego. Ya, misalkan lo masuk ke tim basket gitu, ya lo tau sendiri kan? biasanya anak-anak yang masuk tim basket itu beken." ucap Kiky.

"apa lagi lo, SMP ikut eskul basket, sd lo ikut eskul basket, yaudah mendingan lo sekarang daftar eskul basket aja deh sana" lanjut Kiky.

"terus lo ikut eskul apaan, ki?" ucap Iqbaal.

"gue mah gampang, dance gue bisa, nyanyi bisa, silat bisa, taekwondo bisa, semuanya gue bisa" ucap Kiky.

'tuk"

"jadi cheers aja lo, ki. sexy deh" ledek Iqbaal, tangan nya membentuk tubuh wanita (apasih,-)

"ahh ngeledek deh lo.. eh tapi masih ada yang lebih gede loh dari gue.." ucap Kiky kagum, bahwa bukan hanya dirinya siswa paling besar di sekolah ini.

"siapa?" ucap Iqbaal.

"tuh, Ramanda anak 10.6" ucap Kiky, kepalanya terarah pada Ramanda,-

"gilaa.." ucap Iqbaal berdecak kagum.

"untung aja, lo ga kaya gitu ya ki.." ucap Iqbaal menggeleng-gelengkan kepalanya.



---



"ki, ke perpus yuk!" ucap Iqbaal.

"mau ngapain? ayo aja deh." ucap Kiky.

"mau nyari buku philosop" ucap Iqbaal.

"yaudah"



---



Suasana dalam ruangan ini begitu sepi, seperti tidak ada kehidupan di dalam ruangan ini. Bagi sebagian orang merasa nyaman dalam ruangan ini, tapi tidak bagi Iqbaal dan Kiky.

"silahkan isi nama, kelas, dan tanda tangan dulu" ucap penjaga perpustakaan, yang di ketahui bernama ibu 'Vivi Luthfianti", dari name tag yang ia kenakan.


"bu, buku philosop di rak bagian mana ya bu?" ucap Kiky.

"kalian dari sini lurus terus, di ujung sana ada dua ruangan, kalian pilih ruangan yang paling pojok dekat balkon, harap tenang ya nak" ucap Bu Vivi kurang lebih seperti itu(author bodoh.-.)

"baiklah, terimakasih bu." ucap Iqbaal.


"ini ya, ki?" ucap Iqbaal berbisik.

"gatau, iya kali.." ucap Kiky.

'sstt!!'

hanya itu yang terdengar kala mereka berdua mengeluarkan suara.

"iyakali, ini balkon, nah berarti ini.." ucap Kiky.

"yaudah yuk masuk aja dulu.." ucap Iqbaal.

"gue tunggu sini ya, baal" ucap Kiky, Iqbaal hanya mengacungkan kedua jempolnya.


"hmm.. mana ya?" ucap Iqbaal mecari-cari buku yang ia ingin baca.

"ini dia.." ucap Iqbaal...namun tak sendiri,- sepertinya juga ada yang ingin buku ini, tangannya bertumpuk dengan tangan orang lain, entah itu siapa Iqbaal tak tahu.

"upss..sorry" ucap Iqbaal.

"mau ngambil buku ini yah?" tanya Iqbaal.

"emm..iya, udah gapapa ambil aja, aku bisa kok ambil yang lain" ucap seseorang yang ingin mengambil buku yang sama.

"udah gapapa.. ambil aja" ucap Iqbaal memberikan buku tersebut.

"makasih ya.." ucap someone :3

"iya sama-sama, Iqbaal" ucap Iqbaal mengulurkan tangannya--berjabat tangan--

"Bella" yap, Bella ternyata namanya,- senyumnya manis, putih, tingginya agak sedikit dibawah Iqbaal.-.

"kelas berapa?" ucap Iqbaal.

"IPA 11.3" ucap Bella.

"kamu?" ucap Bella.

"mhh.. 10.8" ucap Iqbaal gugup.

"yuadah, ak-aku kesana dulu ya" ucap Bella sedikit gugup.

"iya.." ucap Iqbaal tersenyum ramah.

"wehh.. ki, tadi gue ketemu sama cewe yang gue suka, ki" ucap Iqbaal, menepuk pundak Kiky.

"siapa namanya?" ucap Kiky.

"Bella.." ucap Iqbaal.

"Bella Graceva Amanda Putri, baal?" ucap Kiky.

"gatau tuh, gue di kasih tau namanya Bella, udah gitu doang" ucap Iqbaal.

"kelas berapa?" ucap Kiky.

"IPA 11.3" ucap Iqbaal.

"lo serius?" ucap Kiky kaget.

"iya, kenapa?" ucap Iqbaal tak kalah heboh. sepertinya mereka berdua lupa, dimana mereka saat ini berada.

"hey, diam! ini perpustakaan, bukan mall" ucap seorang pria tua berkacamata.

"ayo deh kita keluar, gue mau ngomong.." ucap Kiky.



BERSAMBUNG DULU YA :D
ini percobaan, liat ratting LIKE-nya dulu, kalo 'lumayan' banyak bakalan di next nihhh:)


@deasyana_pl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar