--- PART 12 ---
SORRY GAJE, TYPO(S), DLL.
MAAF JUGA KALO ADA KESALAHAN TEMPAT ATAU APA GITU, LANGSUNG IKUTIN ALURNYA AJA YAA :D HEHE~
L+C= SEMANGAT GUE :3
JANGAN JADI PEMBACA GELAP YEEY :)
NO COPAS!!
COPAS? KARMA LAGI OTW.
EHH ENGGAK DEH,- MANA ADA YANG MAU COPAS CERBUNG ABAL-ABAL. YE GA? :D
---
(namakamu) terrsedakmendengar penjelasan Karel 'gue ngehajar BD, Bastian, dan Aldy' jadi Karel yang menyebabkan semua ini terjadi? Karel yang membuat BD salah sangka? dan menampar Iqbaal? dan bahkan hampir saja merusak (namakamu)? oh tidak, ini sanngat sulit di percaya.
'UHK..UHUK'
"jadi lo yang ngelakuin semua ini?" ucap (namakamu) tak percaya. Karel mengangguk tanpa beban.
"lo tau kan apa yang udah lo perbuat?" ucap (namakamu) menatap tajam Karel
"Iqbaal babak belur gara gara BD salah paham sama Iqbaal, dan gue juga hampir dirusak sama BD gara gara dia ngira kalo Iqbaal yang udah buat mereka jadi banyak lebam-lebam gitu.." ucap (namakamu.
"dan sebenernya gue juga udah tau sama kasus ada 3 orang cowo yang ngehajar BD, gue udah tau. cuma gue gatau kalo itu lo. dan sebenarnya atas d lo ngehajar mereka?" ucap (namakamu).
"karena mereka udah, ngenalin lo ke narkoba" ucap Karel.
"ya, tapi lo.."
"gue harus buatt pelajaran ke mereka!" ucap Karel menyela ucapan (namakamu).
"tapi kan ga kaya gitu caranya, rel." desis (namakamu).
"lo hampir aja buat ade lo sendiri rusak, kehilangan masa depannya." ucap (namakamu).
"ya. ya gue gatau kalo bakalan kaya gini" ucap Karel menunduk.
"kenapa nih?" ucap Steffi dan Bella yang masuk kedalam kamar (namakamu) berbarengan.
"gapapa" ucap (namakamu)
---
"gue balik dulu ya, kalian jadi pada nginep kan?" ucap Iqbaal berdiri, mengambil jaket yang tergantung di belakang pintu.
"iya, gue nginep disini" ucap Steffi memainkan ponselnya.
"temenin gue dulu yuk bell, beli makan" ucap Karel.
"gue sama siapa?" ucap (namakamu).
"sama Steffi.." ucap Karel.
"hmm. yaudah" ucap (namakamu)
~
Disisi lain Karel dan Bella sedang membeli makanan untuk (namakamu), Steffi, dan Iqbaal.
"bell.." ucap Karel.
"hmm?" balas Bella.
"lo yakin ga? kalo Iqbaal bakal ngerubah sifat (namakamu)?" ucap Karel
"gue sih yakin yakin aja.." ucap Bella.
"tapi gue rada ga yakin gitu deh.." ucap Karel.
"buktinya kemaren dia bisa kan? nah kalo sekarang lebih serius mungkin bisa aja (namakamu) berubah 100%" ucap Bella.
"kalo dia ga berubah gimana?" ucap Karel.
"gue belimn lo, (namakamu), Steffi, sama Iqbaal ice cream bubble gum.." ucap Bella.
"itu kan ada nya di London, baka!" ucap Karel menoyor kening Bella.
"yaudah, gue bayarin lo masuk dufan" ucap Bella.
"bener ya?" ucap Karel.
"iya, tapi kalo sebaliknya?" ucap Bella.
"kita liburan ke pulau Tidung" ucap Karel.
"siapa yang bayar?" ucap Bella
"ya sendiri-sendiri laah" ucap Karel menahan taawanya.
"yaah gitu ya.. oke jadi" ucap Bella mengerucutkan bibirnya.
"haha.. gue bayarin deh! tapi kita naik kapal yang dari Merak ya, bukan yang dari Marina. haha" ucap Karel.
"kapal roro? lo mau gue sampe sampe jalannya keliengan?" ucap Bella memukul lengan Karel.
"haha, ya enggak lah. Steffi udah ngambek duluan kali. ya kita dari Marina" ucap Karel.
~
"bund, Iqbaal pergi dulu ya." ucap Iqbaal berpamitan pada Bundanya.
"mau kemana kamu, baal?" ucap Bunda.
"mau nginep di rumah Alfa ma, udahlah mama tenang aja." ucap Iqbaal.
"yaudah, hati-hati ya, baal." ucap bunda
"iya bun"
~
'TOK..TOK..TOK'
"masuk.." ucap Karel saat ada seseorang yang mengetuk-ngetuk piintu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar