Sebenernya sih ini lagi sakit mata,- cuma kan udah janji mau next tanggal 13 :) jadii yaa gini dehh:) hehe..
otaknya masih agak sedikit konslet ya akibat ! minggu perang sama Ljk yang menyeramkan, dan jujur, itu membuat saya gila untuk beberapa hari._.
part 7 saya re-post aja yaa, karena part 7 kemaren bener bener 'BAD'!,- jadiii, part 7&8 di gabung ajaaa yaa? gimana? oke kan? oke aja dehh yaa^. arigatou :)
say GWS bisa ga?._. *bercanda,- *nunggusomeonejadigilanih:(
HAHA~ oke oke! kebawah deh cepet!! daripada lu ada bawell..
oke sekian dan terimakasih, saya akhiri pidato pembukaan kembalinya dan selesainya saya menghadapi UKK._. *GueTauIniLebay. Sekian terimakasih.
cekidot!!
L+C L+C L+C L+C L+C....
--- PART 7 ---
SORRY TYPO, GAJE, DLL
NOCOPAS!!!!
---
"(Namakamu)" ucap Iqbaal.
"Hmm?" Ucap (namakamu).
"Kita gajadi ke Suropati ya, kita kerumah aja. Ada sesuatu" ucap Iqbaal.
"Yaudah terserah lo aja, baal" ucap (namakamu).
---
Iqbaal dan (namakamu) sudah sampai di pekarangan rumah Iqbaal.
"Ayo masuk." Ucap Iqbaal.
"Ada siapa baal dirumah?" Ucap (namakamu).
"Ada bunda, ka Nassya makanya lo gue bawa kesini." Ucap Iqbaal.
"Terus lo dandanin gue kaya gini? Buat ketemu bunda sama Ka Nassya doang? Nanti kalo mereka tau kalo gue ngobat, ngerokok, ngedugem? Gimana, baal?" Ucap (namakamu) memegangi lengan Iqbaal.
"Inshaa allah lo bisa berubah. Dan inshaa allah lo akan selamanya berpakaian muslimah seperti ini. Amin" ucap Iqbaal.
"Kalo gabisa?" Ucap (namakamu).
"Di dunia ini ga ada yang ga mungkin, okey. Sekarang kita masuk, bunda sama Kak Nassya udah nunggu di dalem" ucap Iqbaal menggandeng tangan (namakamu).
"Baal, gue takut." Ucap (namakamu).
"Takut kenapa? Emangnya lo mau di sidang atas dasar sudah membatalkan rencana makan malam dengan bunda dan kak Nassya." Ucap Iqbaal.
"Apaan sih baal." Ucap (namakamu) memukul pelan bahu Iqbaal.
"Haha.. Yaudah yuk." Ucap Iqbaal.
---
"Bund, kak ini (namakamu), yang sering Iqbaal ceritain itu lohh.. Gimana? Cantik kan?" Ucap Iqbaal.
"Cantik banget, kalo kamu nikah sama dia baal kakak kesaing deh cantik nyaa.." Ucap Kak Nassya.
"Cantik, bisa baca al-qur'an ga, (namakamu)?" Ucap Bunda menatap (namakamu).
"Hhmm.." Deham (namakamu), menginjak kaki Iqbaal untuk memeberi kode,-
"Bisa dia bun, 2 bulan yang lalu dia sudah khatam. Hebat kan?" Ucap Iqbaal.
'Duh, baal baal,- nanti kalo gue di tes gimana?! Duh lo bolot banget ahh' gumam (namakamu) dalam hati.
"Ohh gitu, hebat dong?" Ucap Bunda, entah mengapa rasanya sekarang (namakamu) ingin sekali mati mendadak.
---
"Baal, kok lo bohong sih?!" Ucap (namakamu) saat tengah berada di balkon kamar milik Iqbaal, dan tentunya bersama Iqbaal.
"Bohong apaa?" Ucap Iqbaal.
"Gue kan belum khatam, buuat baca alif aja gue gabisa. Kalo suatu saat di tes bunda gimana?" Ucap (namakamu).
"Usaha! Belajar yah sama gue.." Ucap Iqbaal merangkul (namakamu).
"Baal, gue harus bilang makasih ga sama lo? Bunda dan kak nassya?" Ucap (namakamu), bodoh memang pertanyaan kali ini,-
"Hmm? Ya terserah, kalo emang menurut lo ini bahagia, bisa bikin lo fun ya boleh, kalo engga ya gapapa." Ucap Iqbaal tersenyum manis.
"Makasih, baal. Lo baik banget." Ucap (namakamu) menatap Iqbaal dari arah samping.
---
"Thanks for night baal" ucap (namakamu).
"Sama-sama. Besok jangan kesiangan ya, gue jemput lo. Okey!" Ucap Iqbaal mengusap puncak kepala (namakamu).
"Iyaaaaa.." Ucap (namakamu).
"Yaudah, gue pulang dulu ya. Hati-hati" ucap Iqbaal.
"Iyaa.. Hati-hati ya." Ucap (namakamu)
---
"Bell, lo tua ga?" ucap Steffi menaruh tasnya di meja kantin samping Bella duduk saat ini.
"kenapa? ada trending topic baru apa?" ucap Bella menatap Steffi yang kini tengha terfokus menatap layar ponselnya.
"kemaren gue ke pim, terus gue liat Zuhair, lo tau kan zuhai? artis ask.fm tuh bell." ucap Steffi heboh,- *cewe._.
"OMG HELLO!! lo serius ketemu dia?" ucap Bella tak percaya apa yang di katakan oleh Steffi.
"serius lah, orang gue di say hello, nih liat gue selfie sama dia juga." ucap Steffi memperlihatkan homescreen ponselnya bersama Zuhair *abaikan*guemabokZuhair,-
"aihh.."
"ehh tapi gue juga ketemu sama Naufal, di Shisa Cafe, yang ada di ciwalk." ucap Bella.
"alaah. ngibul, please deh jangan ngada-ngada." ucap Steffi.
"yailaah, emang sih gue ga fotbar, se-enggaknya gue dapet senyumnya, dapet tangan nya, dapet semua deh." ucap Bella radaraada bego._.
"semua? tapi lo ga fotbar tuluull!! itu bukan semua namanya, tapi SETENGAH!" ucap Steffi.
"iya sih, bener juga kata lu.." ucap Bella dengan wajah meringis.
"berisik lo berdua, kaya emak emak arisan yang rempong. mabok ask.fm lo berdua? gue nih, suatu saat bakal ketemu ka Dori di Jepang, karena gue pengen jadi graphic desaigner anime. tapi suatu saat._." ucap (namakamu) tanpa menatap Bella dan Steffi
"jehh, ngarep!!" ucap Steffi, dan Bella bersamaan.
"gue pengen ke starbucks nih nanti, mau nemenin gue ga? tapi jangan bilang kalo kalian ga pada bawa kendaraan" ucap (namakamu) menatap Bella dan Steffi.
"yuk ah, gue juga lagi pengen sbucks. gue sih bawa motor, gatau tuh Steffi bawa apa enggak, yaa you know laah dia itu pemalas kalo bawa kendaraan, tapi ngajak jalan mulu. ehh btw lo emang bawa motor?" ucap Bella panjang lebar ngalor ngidul ga da ujung ga ada spasi titik dan koma._.
(namakamu) mengangguk, tataapan nya beralih menatap Iqbaal yang baru saja datang dan sedang menuju ke arah mereka ber-3.
"gue ga bawa motor, masuk bengkel motor gue." ucap Steffi santai.
"haii." ucap Iqbaal.
"haaii.." ucap Bella dan Steffi berbarengan, kecuali (namakamu).
"(namakamu), tadi gue denger lo pengen ke starbucks?" ucap Iqbaal, (namakamu) mengangguk.
"ohiya, Bell, (namakamu), kita kan ada tugas kimia, kita bertiga satu kelompok lagi,- kita kan ga ada yang ngerti kimia, gue ngertinya cuma biologi.." ucap Steffi.
"oh iya ya.. yaa you know lah yaa, kita bodoh bodoh" ucap Bella.
"kimia? tentang apa?" ucap Iqbaal.
"tentang Perhitungan DH reaksi : Secara empirik (pengukuran kalor, pengukuran tetapan kalorimeter, menentukan kalor reaksi), secara semiempirik perubahan entalpi standar, hukum Hess, penentuan DH reaksi dari data DHf, penentuan DH reaksi dari data energi ikatan" ucap Steffi.
"gue ngerti itu, gue kan anak IPA juga, oh iya gimana nanti kalo kita ke sbucks sambil ngerjain tugas kalian?" ucap Iqbal.
"gue juga dapet tugas kaya gitu, itu tugas dari bu Rani kan? bukan dari bu Puspita?" ucap Iqbaal.
"weew, kebetulan banget dong?" ucap Bella.
"haha, iyaa tapi tugas gue bukan kelompokan, tapi perorangan." lanjut Iqbaal.
"ohh, gitu yaa." ucap Steffi mengangguk kan kepalanya pertanda ia mengerti apa yang Iqbaal ucapkan.
"tapi Steffi ga bawa motor, baal." ucap (namakamu).
"yaudah, Steffi suruh pake motor lo aja (namakamu), lo sama gue." ucap Iqbaal.
"lo bisa kan steff pake motornya (namakamu)?" ucap Iqbaal, Steffi mengangguk.
"yaudah, gue nanti pulang ke kelas kalian deh." ucap Iqbaal.
---
'KRINGGG..KRINGGG..'
Bell pulang sudah terdengar nyaring, semua membenahkan alat tulis beserta buku kedalam tas masing-masing, dan guru mulai meninggalkan ruang kelas. saru per satu siswa/i sudah keluar kelas, hanya tersisa 3 siswi yang sekarang berada didalam kelas yang sedang menenggelamkan kepalanya dalam lipatan tangan.
"weeey. hp-an aja." cap Iqbaal yang hadir dari balik pintu.
"weyy, ayo buruan." ucap Iqbaal.
"yeh, diem aja lagi.." ucap Iqbaal.
1 menit..
2 menit..
3 menit..
1 jam kemudian...
'BRAK..'
iqbaal menggebrak meja, namun tak ada yang meresponnya.
'BRAK'
'BRAK'
'BRAK'
"budeg semua apa ya? apa pada bolot sih?" ucap Iqbaal mulai emosi,-
"WOI! KALIAN PADA MAU PULANG APA PADA MAU NGINEP!!!" ucap Iqbaal geram.
"sejak kapan lo baal ada disitu?" ucap (namakamu).
"hmm.. sejak 5 jam yang lalu!" ucap Iqbaal.
"5 jam? kok kami ga ngeliat?" ucap Bella dengan wajah polosnya
"IYA LAH, ORANG LO BERTIGA AJA PULES BANGET!" ucap Iqbaal masih dengan menahan emosinya.
"udah yuk, mendingan kita balik." ucap (namakamu) santai. Tunggu. Sepertinya ada yang melupakan sesuatu. YAP! Mereka sudah berjanji bahwa akan pergi ke sbucks dan mengejerkan tugas. entahlah, mungkin sepertinya mereka bertiga sedang...engghh... gila, pusing, sait, stress, atau.. entahlah._.
---
"ga jadi ke sbucks?" ucap Iqbaal saat sudah sampai di area parkir.
"ohh iya!!" pekik Steffi, (namakamu) menautkan alisnya.
"lo berdua ga inget? kita kan mau ke sbucks sambil ngerjain tugasnya bu Rani." ucap Steffi.
"inget aje." desis (namakamu).
---
".......Artinya, kalor yang dilepaskan oleh zat X sama dengan kalor yang diterima oleh zat Y. Gue tanya nih, kalian ber3 pasti sering mencampurkan air panas dan air dingin, kan? gimana suhu air setelah dicampur?" ucap Iqbaal.
Yap, untuk saat ini sepertinya Iqbaal merubah jabatannya sebagai siswa menjadi seorang guru, karena harus mengajari pelajaran IPA pada ketiga anak bodoh ini._. *guejugabodohpadahal,-
"anget anget gitu." ucap Steffi.
"nah! pinter Steff. saat proses pencampuran, kalor yang dilepas oleh air panas diserap oleh air dingin hingga suhu campuran jadi sama. Secara matematika rumusnya kaya gini nih.." ucap Iqbaal mencoret-coret kembali kertas A4 yang ia bawa.
"oh, jadi QAir panas = QAir dingin
Jadi, pertukaran kalor di antara zat-zat yang berantaraksi, energi totalnya sama dengan nol.QAir panas + QAir dingin = 0 ?" ucap Steffi, sepertinya yang memahami apa yang di ucapkan Iqbaal hanya Steffi.
"iya. udah paham belum?" ucap Iqbaal, Steffi menganggk.
"oke, sekarang kita masuk ke pembahasan yang kedua, pengukuran penetapan kalorimeter, pertama yang harus lo tau adalah ini, kalorimeter itu alat untuk mengukur kalor, kalo lo gatau nama alatnya yang mudah ini kalian kebangetan." ucap Iqbaal.
"kalo kalian mau ngukur kalor reaksi dalam kalorimeter, ini yang perlu kalian ketahui terlebih dahulu kalor yang dipertukarkan dengan kalorimeter sebab pada saat terjadi reaksi, sejumlah kalor dipertukarkan antara sistem reaksi dan lingkungan (kalorimeter dan media reaksi). Besarnya kalor yang diserap atau dilepaskan oleh kalorimeter dihitung dengan persamaan:
Qkalorimeter = Ck. Δ T
dengan Ck adalah kapasitas kalor kalorimeter.
Dalam reaksi eksoterm, kalor yang dilepaskan oleh sistem reaksi akan diserap oleh lingkungan (kalorimeter dan media reaksi). Jumlah kalor yang diserap oleh lingkungan dapat dihitung berdasarkan hukum kekekalan energi. Secara matematika dirumuskan sebagai berikut.
Qreaksi + Qlarutan + Qkalorimeter = 0" ucap Iqbaal kembali mencorat coret di dalam buku.
---
"....paham? oke tuntas! udah jam 4, sekarang kita balik oke. lagian tugasnya udah selesai kan?" ucap Iqbaal.
Mereka membenahkan peralatan-peralatan mereka. begitupun Iqbaal, yang kini sedang men-shut down laptopnya.
"makasih, baal. ya walaupun gue belum begitu paham." ucap Bella bangkit dari posisi duduknya dan membenarkan rambutnya yang sedikit berantakan.
"iya sama-sama, yaudah yuk pulang."
---
"makasih ya, baal." ucap (namakamu) saat turun dari motor Iqbaal.
"iyaa, jangan lupa mandi, makan, ngerjain pr, belajar, tidur ya.." ucap Iqbaal mengusap puncak kepala (namakamu).
"iyaa, sip bos!" ucap (namakamu) hormat kepada Iqbaal.
"haha, apaan sih, yaudah gue balik dulu ya udah sore takut bunda nyariin." ucap Iqbaal, (namakamu) mengangguk.
"hati-hati yaa!!." ucap (namakamu) --sedikit berteriak--
-BERSAMBUNG-
ADA RUMUS KIMIA NYA YA? IYA SENGAJA BIAR KALIAN JUGA PAHAM,- HAHA..
OKE BAAAII SEE YOU..
L+C NYA DONG ;)
@deasyana_pl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar