Minggu, 22 Juni 2014

BROKEFN HOME!~

--- PART 9 ---

SORRY GAJE, TYPO(S), DLL

SORRY INI MASIH ABAL-ABAL JADI MAU BACA ATAU ENGGAK ITU TERSERAH..
JANGAN JADI PEMBACA GELAP DONG :( LIKE+COMMENT=SEMANGAT BUAT GUE :3




---



"kenapa ya, setiap gue kenal sama orang atau apa pasti mereka pergi, cape tau ga gue kaya gini terus" ucap (namakamu) duduk sambil memeluk lututnya sendiri *ngertiga?

"gue mau mati kalo kaya gini aja! cape!" ucap (namakamu) menjambak rambutnya sendiri.

(namakamu) bangkit dari duduknya dan menuju dapur untuk mengambil pisau

'TOK..TOK..TOK..'

"alah, siapa sih?!" ucap (namakamu)

'CLEK'

"Iqbaal?" ya, ternyata Iqbaal yang datang kesini.

"ngaapain lo kesini?" ucap (namakamu)

"gue.."

"bukannnya lo marah sama gue?" ucap (namakamu).

"gue kesini mau minta maaf sama lo, ga seharusnya gue bersikap kaya gitu ke lo." ucap Iqbaal.

"gue udah maafin lo..."

"Iqbaal.." ucap seseorang tepat di belakang Iqbaal.

"Kak Nassya, bunda?" ucap Iqbaal saat membalikan badannya.

"baal.." ucap Kak Nassya lirih.

"kenapa? ohiya kak, kok bisa tau Iqbaal disini? dan tau rumah (namakamu) dari siapa kak?" ucap Iqbaal.

"ja-jauhin dia, baal." ucap Kak Nassya gugup.

"ke-kenapa kak? apa salah dia sampai-sampai aku disuruh ngejauhin (namakamu).." ucap Iqbaal.

"dia bukan perempuan baik-baik, jauhin dia. dia ga pantas untukk kamu. kalo kamu sayang bunda, papa, dan kak Nassya, bunda mohon jauhin dia.." ucap Bunda Iqbaal.

"ta-pi bun, Iqbaal ga bisa.." ucap Iqbaal.

"kalo kamu ga bisa, kamu ga sayang bunda baal.." ucap Kak Nassya.

"baal.." ucap (namakamu).

"aku mohon.." pinta (namakamu).

"aku ga bisa (namakamu), ga akan pernah bisa.."  ucap Iqbaal memegangi kedua pergelangan tangan (namakamu).

"ini permintaan bunda kamu, baal. aku mohon.." ucap (namakamu)  melepskan pegangan Iqbaal.

"aku yakin kamu pasti bisa." ucap (namakamu) tersenyum dan melangkah mundur.

'CLEK'


"kenapa sih? apa yang salah sama dia? sampai-sampai  bunda nyuruh aku buat jauhin dia? maksudnya apa!" ucap Iqbaal sedikit membentak.

'BRUMM..'

dalam hitungan detik motor Iqbaal sudah menghilang.



---



sang surya telah menampakan dirinya di luar sana mencoba menyelinap masuk kedalam setiap ruangan yang memiliki celah-celah. Cahaya kemilau ke emasan yang masuk dan menusuk mata seorang gadis yang masih dalam tidur nya mendadak terusik.

"hoaaam..."

"udah jam berapa nih?"


'DRTT..DRTT..'

"elah, siapa sih?" ucap (namakamu) membuka ponselnya.



---



'CLEK'

"(namakamu)" ucap seseorang yang tiba-tiba berdiri tepat didepan pintu.

"(namakamu)...(namakamu), tunggu aku!" ucap seseorang tersebut masih terus berusaha mengejar (namakamu).

"apa lagi sih...baal!" ucap (namakamu) membalikan tubuhnya. Baal? ya jelas saja Iqbaal.

"aku ga bisa ngejauhin kamu (namakamu), aku mohon jangan jauhin aku.." uucap Iqbaal.

"itu permintaan bunda kamu, aku juga tau kok aku bukan perempuan baik-baik, jadi aku mohon sama kamu, baal. Jauhin aku.." ucap (namakamu)




-BERSAMBUNG-

SORRY YA PENDEK :( LAGI GA KONSEN NULIS, GUE MASIH KEPIKIRAN NILAI RAPOR GUE GIMANA :( NAIK APA ENGGAK GUENYAA :'( HUHUH.. SORRY YAA..


@deasyana_pl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar